2026 Bemem Buntul Pegayon: Desa Maju di Wilayah Gayo Lues

REDAKSI JNN

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:48 WIB

501 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Bemem Buntul Pegayon merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Desa ini memiliki kode PUM 1113062011, yang menjadi identitas resmi dalam pencatatan data wilayah pemerintahan setempat. Mesin pencatatan data resmi memang telah berjalan, namun tak bisa dipungkiri—seolah menjadi rahasia umum—bahwa kehadiran Apip dan jajaran Inspektorat dalam melakukan pengawasan seringkali terasa lebih sering terdengar gaungnya daripada terlihat dampak nyatanya; mereka seolah tak mau kalah menonjolkan peran dalam urusan pemantauan, meski kadang terkesan sekadar melengkapi syarat administrasi belaka. Hingga saat ini, data rinci mengenai jumlah kepala keluarga maupun jumlah penduduk yang tercatat dalam sumber data yang tersedia belum terisi secara lengkap, namun hal ini tidak mengurangi peran dan keberadaan desa ini sebagai bagian penting dari pembangunan daerah Gayo Lues.

Berdasarkan status yang tercatat, Bemem Buntul Pegayon ditetapkan sebagai Desa Maju, sebuah pencapaian yang mencerminkan kemajuan tata kelola pemerintahan serta pembangunan yang telah berjalan di wilayah ini. Dukungan pendanaan melalui program Dana Desa menjadi salah satu pendorong utama kemajuan tersebut. Pada tahun anggaran 2026, pagu Dana Desa yang dialokasikan untuk desa ini mencapai Rp 226.929.000, dan seluruh anggaran tersebut telah tersalurkan sesuai rencana. Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama sebesar Rp 90.771.600 atau 40 persen dari total pagu, dan tahap kedua sebesar Rp 136.157.400 atau 60 persen, dengan pembaruan data terakhir tercatat pada 30 Juli 2026.

Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk mendukung berbagai sektor guna meningkatkan kesejahteraan warga. Di bidang pemerintahan, disediakan dana sebesar Rp 18.770.000 untuk kebutuhan operasional seperti pengadaan alat tulis kantor, honorarium perangkat desa, biaya listrik dan komunikasi, serta perlengkapan kedinasan. Di bidang sosial dan budaya, dialokasikan dana Rp 3.600.000 untuk pembinaan PKK dan Rp 3.400.000 untuk penyelenggaraan festival kesenian, adat, maupun perayaan hari besar keagamaan dan kemerdekaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sektor kesehatan dan pendidikan juga mendapat perhatian besar. Anggaran sebesar Rp 6.250.000 disalurkan untuk operasional Posyandu yang mencakup penyediaan makanan tambahan, kegiatan kelas ibu hamil dan lansia, serta insentif bagi kader kesehatan. Selain itu, tersedia dana Rp 1.250.000 untuk menunjang operasional Pos Kesehatan Desa, serta Rp 6.700.000 untuk mendukung penyelenggaraan lembaga pendidikan non-formal seperti PAUD, TPQ, dan madrasah milik desa, termasuk bantuan honor pengajar dan biaya operasional.

Untuk keamanan dan kenyamanan lingkungan, pemerintah desa mengalokasikan Rp 6.250.000 untuk pembangunan maupun pemeliharaan pos keamanan dan pengaturan jadwal ronda warga. Anggaran lainnya meliputi Rp 7.720.000 untuk pemeliharaan sarana prasarana dan akses transportasi desa, Rp 2.500.000 untuk pengelolaan fasilitas persampahan, serta Rp 16.000.000 untuk mengatasi keadaan yang bersifat mendesak sesuai kebutuhan warga.

Dengan pengelolaan dana yang terarah dan berfokus pada kebutuhan masyarakat, Bemem Buntul Pegayon terus bergerak maju, membangun wilayahnya sekaligus meningkatkan kualitas hidup seluruh warganya di tengah kekayaan budaya dan alam wilayah Gayo Lues. (*)

 

Berita Terkait

Di Balik Angka dan Dokumen: Renungan dari Desa Blang Kala
Desa Ampa Kolak Semakin Maju: Dana Desa Dikelola Tepat Sasaran untuk Warga
Gayo Lues: Wajah Baru Kampung Akul, Jejak Kemajuan Lewat Realisasi Dana Desa
Dugaan Monopoli KIP dan Pengelolaan Dana BOS di SDN 2 Biak Muli Jadi Perbincangan Publik
Resmi Jabat Kapolres Gayo Lues, AKBP Cakra Donya Disambut Didong Alo dan Tari Ranup Lampuan
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan
Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan
Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Puluhan Tahun Terpisah, Aswani dan Tanti Kembali Bertemu: Persahabatan Lama Tak Pernah Hilang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Desa Ampa Kolak Semakin Maju: Dana Desa Dikelola Tepat Sasaran untuk Warga

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Gayo Lues: Wajah Baru Kampung Akul, Jejak Kemajuan Lewat Realisasi Dana Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:32 WIB

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Pengancaman di Tanjung Morawa Dinilai Berjalan Lamban, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:32 WIB

PHI Medan Tolak Gugatan 101 Pensiunan dan Ahli Waris PTPN II

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:09 WIB

Penyidikan Kasus Kematian Sungguh Satria Aritonang Dinilai Berjalan Lambat, Kuasa Hukum Pertanyakan Belum Diperiksanya Saksi Kunci

Senin, 20 Juli 2026 - 21:07 WIB

Jaga Soliditas dan Sinergitas, Kapolres dan Forkopimda Simalungun Serta Pematang Siantar Gelar Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 16:58 WIB

Praktisi Hukum M. Hidayat Hasibuan Soroti Proses Penetapan Tersangka, Minta Penyidikan Berjalan Sesuai KUHAP

Berita Terbaru