Gayo Lues: Wajah Baru Kampung Akul, Jejak Kemajuan Lewat Realisasi Dana Desa

REDAKSI JNN

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:04 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Berada di kaki perbukitan yang hijau dan asri, Kampung Akul menyambut siapa saja yang datang dengan udara sejuk dan pemandangan yang menenangkan. Lebih dari sekadar permukiman biasa, desa yang kini masih berstatus sebagai Kampung Tertinggal ini terus berbenah dan bekerja keras mengejar ketertinggalan, utamanya melalui penguatan sektor ekonomi produktif serta pembangunan infrastruktur dasar yang mengandalkan Dana Desa.

Menginjakkan kaki di sini, denyut aktivitas pembangunan dan penataan lingkungan terasa nyata. Di pusat kampung, Kantor Pemerintahan Kampung berdiri tegak sebagai pusat koordinasi dan tata kelola warga, didukung keberadaan gedung balai kemasyarakatan yang terpelihara dan representatif untuk menunjang berbagai kegiatan bersama. Keseriusan menjaga keberlanjutan lingkungan juga terlihat dari tersedianya fasilitas pengelolaan sampah permukiman, demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Tak jauh dari sana, Pos Keamanan Desa tampak aktif beroperasi dengan kesiagaan ronda malam yang rutin, menjaga agar suasana lingkungan tetap kondusif dan aman bagi seluruh warga. Sementara itu, bukti kepedulian terhadap masa depan generasi penerus dan kesejahteraan sosial tergambar jelas dari gedung Posyandu yang giat melayani kesehatan ibu dan balita, serta kompleks PAUD dan Madrasah Non-Formal milik desa yang menjadi tempat menimba ilmu bagi anak-anak usia dini. Semangat kebersamaan juga terpelihara lewat pemeliharaan sarana kebudayaan dan tempat ibadah, ditambah komitmen keterbukaan melalui pemasangan baliho dan poster yang memuat penetapan hingga laporan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) agar dapat dipantau masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Jaringan Pencegahan Korupsi per 30 Juli 2026, penyaluran Dana Desa untuk Kampung Akul tahun anggaran 2026 telah terealisasi sepenuhnya atau mencapai 100 persen dari total pagu senilai Rp 518.956.000. Pencairan dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama sebesar Rp 207.582.400 (40 persen) dan tahap kedua sebesar Rp 311.373.600 (60 persen).

Seluruh anggaran tersebut dialokasikan secara strategis, terukur, dan tepat sasaran untuk menjawab kebutuhan mendesak warga serta mendongkrak perekonomian lokal:

– Sektor Pertanian & Ekonomi Kerakyatan: Alokasi terbesar digelontorkan untuk peningkatan produksi tanaman pangan senilai Rp 96.000.000, yang mencakup penyediaan alat produksi hingga sarana pengolahan hasil panen seperti penggilingan padi dan jagung sebagai penggerak utama ekonomi warga.
​
– Infrastruktur & Fasilitas Sosial: Meliputi pemeliharaan gedung balai desa dan balai kemasyarakatan (Rp 38.900.000), pembangunan fasilitas pengelolaan sampah desa (Rp 4.800.000), serta alokasi penanganan keadaan mendesak (Rp 4.500.000).
​
– Kesehatan, Pendidikan & Keamanan: Terdiri dari penyelenggaraan layanan Posyandu (Rp 12.000.000), operasional PAUD hingga madrasah non-formal (Rp 12.000.000), pengadaan Pos Keamanan Desa (Rp 5.000.000), serta pemeliharaan sarana keagamaan dan kebudayaan (Rp 3.600.000).
​
– Tata Kelola & Administrasi Pemerintahan: Mencakup biaya penyelenggaraan musyawarah perencanaan desa (Rp 9.440.000), pemeliharaan kantor desa (Rp 7.000.000), pengelolaan arsip dan administrasi (Rp 6.800.000), operasional pemerintah desa (Rp 4.000.000), hingga penyediaan sarana informasi publik desa (Rp 2.100.000).

Berkat pengelolaan yang transparan serta fokus pembangunan yang tajam pada sektor ketahanan pangan dan perbaikan fasilitas publik, Kampung Akul kini melangkah penuh optimis. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat roda pembangunan, mengangkat status kemandirian desa, serta mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh warganya. (*)

Berita Terkait

Lantunan 30 Juz Bil Ghoib Bergaung di Masjid Al-Jihad Medan, 12 Hafiz Sulaimaniyah Gelar Khotmil Kubro
Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”
Ahli Pidana UISU Nilai Unsur Pidana dalam Kasus Doddy Thahir Tak Terpenuhi
Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir
Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB
Majelis Taklim Al Fajar Munjul Wakili Jakarta Timur di Tingkat Provinsi DKI
Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan
Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Lantunan 30 Juz Bil Ghoib Bergaung di Masjid Al-Jihad Medan, 12 Hafiz Sulaimaniyah Gelar Khotmil Kubro

Rabu, 30 September 2026 - 20:00 WIB

Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”

Rabu, 30 September 2026 - 10:30 WIB

Ahli Pidana UISU Nilai Unsur Pidana dalam Kasus Doddy Thahir Tak Terpenuhi

Rabu, 30 September 2026 - 09:15 WIB

Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir

Rabu, 30 September 2026 - 08:55 WIB

Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Senin, 28 September 2026 - 16:04 WIB

Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan

Minggu, 27 September 2026 - 06:03 WIB

Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa

Sabtu, 26 September 2026 - 14:52 WIB

Buka Jalan Masa Depan, Lapas Sibolga Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

Berita Terbaru