Dosen Universitas Imelda Medan Bekali Mahasiswa PBL, Paskah Rina dan Christina Magdalena Turun Dampingi Edukasi Warga

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026 - 11:10 WIB

5032 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN —

Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat tidak hanya dibangun melalui teori di ruang perkuliahan. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Universitas Imelda Medan dibekali kemampuan dan pemahaman untuk terjun langsung memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan Praktek Belajar Lapangan (PBL).

Pembekalan tersebut mendapat perhatian dari dosen Program Studi Pendidikan Profesi Ners Universitas Imelda Medan, Paskah Rina Situmorang, S.Kep., Ns., M.Kep., selaku Koordinator Praktek Belajar Lapangan (PBL), bersama Christina Magdalena T. Bolon, S.Kep., Ns., M.Kes., selaku Ketua Umum PBL.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya mengarahkan mahasiswa agar pelaksanaan PBL tidak sekadar menjadi kegiatan akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa mengimplementasikan ilmu keperawatan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan bekal tersebut, para mahasiswa kemudian turun langsung ke Lingkungan VII/Blok 6, Perumnas Helvetia, Medan, Kamis (24/9/2026), untuk memberikan edukasi kesehatan kepada warga, khususnya mengenai hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Paskah Rina Situmorang dan Christina Magdalena T. Bolon bersama para dosen pembimbing PBL dari Program Studi Pendidikan Profesi Ners dan Program Studi D3 Keperawatan memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung.

Mahasiswa diarahkan agar mampu menyampaikan materi kesehatan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami masyarakat.

Hipertensi menjadi salah satu materi yang mendapat perhatian karena tekanan darah tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, namun dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius apabila tidak dikendalikan.

Dalam penyuluhan tersebut, mahasiswa mengajak warga memahami pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin, menjaga pola makan, mengurangi konsumsi garam dan makanan tinggi natrium, memperbanyak buah serta sayuran, dan membiasakan aktivitas fisik.

Salah seorang mahasiswa, Aresna Zega, menjelaskan kepada warga bahwa pengendalian tekanan darah membutuhkan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara konsisten.

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, bersepeda maupun senam sekitar 30 menit secara rutin dapat menjadi pilihan yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penyuluhan berlangsung interaktif ketika Mhd Habib Siregar turut memperagakan cara sederhana mengolah mentimun sebagai salah satu terapi pendamping yang dapat dikonsumsi masyarakat.

Habib memperagakan proses pengolahan mentimun dengan terlebih dahulu mencuci dan membersihkan mentimun segar, kemudian memblendernya bersama air matang tanpa tambahan gula maupun bahan lainnya.

Dalam penjelasannya, mahasiswa tersebut menegaskan bahwa olahan mentimun hanya merupakan bagian dari upaya pendamping dalam menjaga pola hidup sehat, bukan pengganti obat maupun pemeriksaan medis.

Warga yang mengalami hipertensi tetap dianjurkan memeriksakan kondisi kesehatannya dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan.

Kegiatan PBL itu melibatkan 11 mahasiswa yang secara bergantian memberikan edukasi dan berinteraksi dengan masyarakat.

Mereka yakni Miftahul Khoiriah, Mhd Habib Siregar, Cut Mutia, Jelina Monita Hia, Adhelina Gloria Simanjuntak, Antonia Susanti Lahagu, Putri Utari, Epa Wahyuni Harahap, Aresna Zega, Elison Zendrato dan Desi Natasya.

Kehadiran para mahasiswa mendapat sambutan positif dari warga Lingkungan VII/Blok 6 Perumnas Helvetia. Warga terlihat aktif mengikuti penyuluhan, berdiskusi serta menyimak berbagai informasi mengenai cara menjaga tekanan darah tetap terkendali.

Bagi Paskah Rina Situmorang dan Christina Magdalena T. Bolon, keterlibatan mahasiswa dalam PBL menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran keperawatan berbasis masyarakat.

Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep secara akademik, tetapi juga mampu berkomunikasi, memberikan edukasi dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk membantu masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Universitas Imelda Medan diharapkan semakin memiliki pengalaman dalam memberikan pelayanan edukasi kesehatan secara langsung sekaligus memahami berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.

Edukasi hipertensi di Blok 6 pun diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan, terutama dengan rutin memantau tekanan darah, menjaga pola makan, aktif bergerak dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan atau memiliki tekanan darah tinggi.

Dengan pendampingan dosen dan keterlibatan langsung di tengah masyarakat, PBL menjadi jembatan antara ilmu keperawatan yang dipelajari mahasiswa dengan kebutuhan kesehatan masyarakat di lapangan. (AVID)

Berita Terkait

Lantunan 30 Juz Bil Ghoib Bergaung di Masjid Al-Jihad Medan, 12 Hafiz Sulaimaniyah Gelar Khotmil Kubro
Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”
Ahli Pidana UISU Nilai Unsur Pidana dalam Kasus Doddy Thahir Tak Terpenuhi
Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir
Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB
Majelis Taklim Al Fajar Munjul Wakili Jakarta Timur di Tingkat Provinsi DKI
Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan
Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Lantunan 30 Juz Bil Ghoib Bergaung di Masjid Al-Jihad Medan, 12 Hafiz Sulaimaniyah Gelar Khotmil Kubro

Rabu, 30 September 2026 - 20:00 WIB

Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”

Rabu, 30 September 2026 - 10:30 WIB

Ahli Pidana UISU Nilai Unsur Pidana dalam Kasus Doddy Thahir Tak Terpenuhi

Rabu, 30 September 2026 - 09:15 WIB

Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir

Rabu, 30 September 2026 - 08:55 WIB

Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Senin, 28 September 2026 - 16:04 WIB

Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan

Minggu, 27 September 2026 - 06:03 WIB

Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa

Sabtu, 26 September 2026 - 14:52 WIB

Buka Jalan Masa Depan, Lapas Sibolga Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

Berita Terbaru