Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan

JNN

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:48 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai, –  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan panen raya hasil budidaya hidroponik yang dilaksanakan di area pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (01/06/2026)

Panen kali ini menghasilkan berbagai komoditas sayuran segar, di antaranya pakcoy, selada, dan bayam yang dibudidayakan oleh WBP di bawah bimbingan petugas Lapas Binjai. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian modern yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nantinya.

Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Mochammad Mukaffi, didampingi jajaran pejabat struktural turut meninjau langsung proses panen dan memberikan apresiasi atas kerja keras warga binaan dalam mengelola kebun hidroponik tersebut.
“Sayuran yang dipanen hari ini bukan sekadar hasil pertanian, tetapi hasil dari proses belajar, kerja keras, dan perubahan. Sebagian hasil panen akan masuk ke dapur Lapas dan dinikmati bersama. Ini menjadi bukti bahwa dari balik tembok pemasyarakatan, Warga Binaan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi sesama” ujar Mukaffi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, program hidroponik menjadi salah satu bentuk nyata implementasi pembinaan yang berdampak, sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam bidang ketahanan pangan.

Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, hasil panen juga menjadi sarana pembelajaran bagi WBP tentang proses produksi pangan yang berkelanjutan, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen.(AVID/rel)

#kemenimipas
#guardandguide
#ditjenpas
#pemasyarakatan
#lapasbinjai
#PemasyarakatanPastiBerdampak
#Humasbergerakbersama

Berita Terkait

Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”
Ahli Pidana UISU Nilai Unsur Pidana dalam Kasus Doddy Thahir Tak Terpenuhi
Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir
Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB
Majelis Taklim Al Fajar Munjul Wakili Jakarta Timur di Tingkat Provinsi DKI
Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan
Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa
Buka Jalan Masa Depan, Lapas Sibolga Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:00 WIB

Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”

Rabu, 30 September 2026 - 10:30 WIB

Ahli Pidana UISU Nilai Unsur Pidana dalam Kasus Doddy Thahir Tak Terpenuhi

Rabu, 30 September 2026 - 09:15 WIB

Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir

Rabu, 30 September 2026 - 08:55 WIB

Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Rabu, 30 September 2026 - 06:48 WIB

Majelis Taklim Al Fajar Munjul Wakili Jakarta Timur di Tingkat Provinsi DKI

Minggu, 27 September 2026 - 06:03 WIB

Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa

Sabtu, 26 September 2026 - 14:52 WIB

Buka Jalan Masa Depan, Lapas Sibolga Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:06 WIB

Perjuangan Alm. Agus Permianto Melawan Stroke, Kisah di Tengah PBL Universitas Imelda

Berita Terbaru